Ingin Mencoba Usaha Budidaya Jamur? Cari Tahu Kendala Utamanya Di Sini

Jamur merupakan salah satu komoditi yang sedang menjadi tren untuk dibudidayakan. Sangat Banyak orang yang tiba-tiba beralih profesi menjadi pembudidaya jamur dengan asumsi, mudah diaplikasikan dan ditambah dengan keuntungan yang sangat menggiurkan.

Tapi meski begitu, anda harus mengetahui apa saja kendala mau pun resiko budidaya jamur yang sering terjadi.



Budidaya jamur dianggap sebagai salah satu bisnis di bidang pertanian yang sedang naik daun saat ini dan menjadi tren. Meski keuntungan yang didapat dari bisnis ini terbilang cukup tinggi, tapi tidak sedikit juga orang  yang mengalami kegagalan saat pertama mencoban bisnis ini.

Kira-kira apa saja yang menyebabkan banyak orang gagal dalam budidaya jamur?

Untuk anda yang berniat mencoba bisnis budidaya jamur, anda wajib mengetahui kendala utama dari bisnis ini.

Ini dia kendala utama dari bisnis budidaya jamur:

1. Modal Awal Yang Cukup Besar
Pada mulanya memang Usaha Budidaya Jamur membutuhkan dana atau modal yang cukup besar untuk memulai bisnis ini.

Karena para pembudidaya jamur mebutuhkan bangunan kumbung yang digunakan untuk membudidayakan jamur mereka.

Namun sebenarnya jika dilihat lagi, modal besar hanya pada awalnya saja, sebab pembuatan rumah kumbung dapat bertahan cukup lama dan bisa dijadikan tempat untuk proses budidaya jamur hingga bertahun-tahun.

Tapi meski begitu, kurangnya modal bukan berarti membuat anda tidak bisa membuat rumah kumbung sebagai tempat budidaya, anda masih bisa menyiasatinya dengan cara membangung rumah kumbung dengan menggunakan bahan yang seadaanya saja, hingga nantinya akan terkumpul modal yang cukup untuk membuat rumah kumbung yang dihasilkan dari penjualan jamur.

Karena hasil penjualan yang melimpah, otomatis mampu mengembalikan modal awal yang dikeluarkan untuk membangun rumah kumbung.

2. Hama Dan Penyakit
Dalam proses budidaya, salah satu ancaman terbesar berasal dari hama dan juga penyakit yang muncul akibat tempat yang tidak bersih.
Untuk mengatasinya anda wajib menjaga kebersihan tempat dan menggunakan pestisida atau menggunakan cairan hormon sebagai ganti pestisida.

3. Perawatan Yang Tepat
Untuk menjaga perkembang biakan jamur dan mendapatkan hasil yang melimpah, pembudidaya harus memperhatikan kelembapan tempat tumbuh jamur.

Berikan air secara rutin. Karena dengan terus memperhatikan kelembapan jamur, maka dapat memberikan hasil yang melimpah.

Nah, itu dia beberapa kendala yang wajib diketahui oleh pembudidaya jamur pemula, beserta dengan solusinya.semoga membantu dan bisa di anda jadikan sebagai bahan referensi untuk membangun usaha Budidaya Jamur tersebut.

Previous
Next Post »
Thanks for your comment