Cara Budidaya Ikan Gurami Hasil Menjanjikan

Gurami merupakan jenis ikan budidaya air tawar yang menempati posisi tersendiri di hati penggemarnya. Gurami ini di kalangan pecintanya, termasuk ikan mewah. Karena gurami ini mempunyai nilai jual tinggi.

Salah satu menu ikan gurami yang terkenal di restoran ialah gurami asam manis. Menu ikan gurami yang utuh ini menjadi hidangan yang sangat berkelas di hotel.

Selain itu, ada juga menu ikan gurami goreng dan gurami bakar yang biasa kita jumpai di warung-warung makan. Karena nilai jual gurami ini tinggi, maka tak heran bila menu dari ikan gurami ini juga sedikit mahal.

ikan gurami siap panen

Di masyarakat, budidaya ikan gurami sudah merupakan hal yang biasa di masa sekarang. Sudah banyak kita jumpai budidaya-budidaya ikan gurami baik itu yang menggunakan kolam terpal, kolam tanah, atau menggunakan kolam beton.

Baca juga: Usaha budidaya ikan lele kolam terpal

Alasan mereka pada umumnya memelihara ikan gurami ialah:

  • Nilai jual lebih tinggi
Di pasaran, nilai jual ikan gurami ini tergolong lebih tinggi bila dibandingkan dengan ikan konsumsi lainya seperti nila, lele, bawal, dan ikan konsumsi lainya. Maka bisa di bilang, bila budidaya ikan gurami memang merupakan budidaya ikan yang hasilnya menjanjikan.

Akan tetapi yang di sayangkan, karena ikan gurami sendiri bernilai lebih maka dampaknya juga benuh ikan gurami juga mahal.
  • Laku juga untuk ikan hias
Selain untuk tujuan pembesaran atau sebagai ikan konsumsi, ikan gurami juga bisa digunakan untuk ikan hias. Hal ini berlaku untuk ikan gurami yang mempunyai warna kemerah-merahan atau seperti ikan albino.

Gurami jenis ini harga benihnya juga lebih tinggi dibanding ikan gurami konsumsi. Pasalnya, masyarakat tertarik memelihara ikan gurami jenis ini karena tidak lepas dari mitos bahwa ikan albino juga bisa membawa hoki atau keberuntungan bagi si pemilik.
  • Pasar tidak terbatas
Berdasar pengamatan pemerintah, gurami ini juga dilirik untuk di ekspor. Gurami yang berwarna gelap lebih di minati konsumen dalam negeri. Sedangkan gurami berwarna merah muda, atau albino lebih di minati masyarakat luar negeri seperti jepang.

- Langkah-langkah Budidaya

Untuk memulai proses budidaya ikan gurami, langkah-langkah yang harus di tempuh ialah:
  • Persiapan kolam
Untuk memulai budidaya ikan gurami, tentu saja kita harus mempunyai sebuah lahan atau tempat untuk melakukan budidaya. Tempat untuk melakukan budidaya ikan, biasa di sebut kolam. Kolam ini bisa berbentuk kolam dari terpal, kolam tanah, atau kolam beton.

Sebelum di pakai, kolam terlebih dahulu di bersihkan dan juga di keringkan. Bila ingin memakai kolam terpal, terpal haruslah di cuci terlebih dahulu untuk membersihkan zat kimia. Berikan juga sekam dibawah terpal untuk menstabilkan suhu.

Setelah kolam bersih dan kering, untuk menghindari patogen kolam kita taburi garam sebanyak 2 ons/m3. Lalu kolam dibiarkan selama 14 hari.

Benih yang akan di masukkan ke dalam kolam biasanya di bungkus dengan menggunakan plastik. Saat pertama kali di masukkan kolam, plastik jangan langsung di lepas terlebih dahulu. Masukkan ikan yang masih dalam plastik ke dalam kolam dan biarkan sampai plastik mengembun. Hal ini di lakukan untuk menyesuaikan suhu air dan suhu dalam plastik agar ikan tidak stress karena perubahan suhu yang mendadak.
  • Pembesaran
Pembesaran ialah proses lanjutan dari pendederan. Agar mudah, biasanya petani membeli benih yang sudah di deder dan siap untuk di besarkan. Pembesaran yang dimaksud ialah proses membesarkan benih dari berat 100 gram per ekor hingga benih mencapai bobot 500 gram per ekor. Namun ada juga konsumen yang menginginkan ukuran konsumsi minimum 700 - 1000 gram per ekor.

Dalam proses pembesaran ini, gurami dewasa lebih menyukai pakan berupa tumbuhan air seperti mata lele, ekor kucing, apu-apu, kangkung, genjer, daun talas, daun pepaya, daun ubi kayu. Untuk gurami dewasa berikan makanan sebanyak-banyaknya. Gurami juga dapat diberi pakan tambahan berupa pelet dengan kandungan protein 32%.

Untuk pemberian pakan pelet usahakan semua ikan bisa mendapakan jatah. Jadi bisa di lakukan dengan sedikit demi sedikit(tidak sekaligus).
  • Penanggulangan penyakit
Setiap makhkuk hidup pasti akan menjumpai suatu penyakit. Tak terkecuali bagi ikan gurami. Penyakit yang sering di jumpai pada ikan gurami ialah:
  1. Bercak merah
  2. Nafsu makan berkurang
  3. Cacing kulit putih
  4. Bercak putih
Hal yang paling umum untuk mengobati penyakit seperti ini ialah dengan mengoleskan obat merah kepada bagian yang sakit, atau merendam ikan ke dalam larutan garam 20 mg per liter air. Perendaman dilakukan selama 15 menit.
  • Pemanenan
Seperti yang saya katakan, pemanenan ikan gurami dapat dilakukan setelah ikan mencapai bobot 500 gram, ada juga yang 700 - 1000 gram. Untuk mencapai berat 700 gram waktu yang di butuhkan ialah 5 bulan. Nah berarti, bila harus mencapai 1000 gram, waktu yang dibutuhkan bisa mencapai 7 bulanan.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment