11 Cara Membuat Pestisida Nabati Sendiri

Biopestisida atau yang sering disebut dengan Pestisida Nabati ini digunakan untuk mengendalikan hama serangga yang sering mengganggu pada tanaman. Pembuatan Pestisida Nabati ini menggunakan bahan-bahan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan alami. Sehingga tanaman bersifat organik dan bebas dari bahan kimia. Karena Pestisida Nabati harganya cukup mahal maka kita bisa memanfaatkan tanaman-tanaman di sekitar rumah untuk membuat Pestisida Nabati sendiri.

Baca juga: Cara membuat pupuk organik cair sendiri

Membuat pestisida nabati sendiri

Dengan kita membuat pestisida nabati sendiri, kita akan menghemat biaya. Disamping itu, kita juga bisa menciptakan lingkungan yang relatif lebih baik karena lingkungan dan juga tanaman yang kita tanam bebas dari bahan kimia. Tentu saja seperti yang saya katakan tadi tanaman kita akan menjadi tanaman organik. Nah lalu apa manfaat tanaman organik? Tentu saja tanaman akan lebih segar dan lebih bermanfaat bagi tubuh kita.

11 cara membuat pestisida nabati sendiri

  • Cara 1
Cara yang pertama ialah kita akan membuat pestisida nabati dengan mengumpulkan beberapa daun dan juga tanaman.

Bahannya ialah:
Kumis Kucing, daun Sirsak, daun Mimba, buah Mengkudu, daun Senggugu, daun Kelor, daun Brotowali, akar Tuba, daun Mangkokan, daun bunga Matahari, daun Awar-awar, daun Johar, daun Mindi, buah Lerak, Mahoni, daun Mahkota Dewa, daun Ginseng, daun Ketepeng Kebo, daun Mengkudu, daun Sampang, daun Tembakau, Umbi Gadung, dan daun Pepaya.

Cara pembuatan dan aplikasinya:
  1. Ambil masing-masing satu genggam daun, batang, buah, dan akar dari berbagai tanaman.
  2. Rendam bahan-bahan tersebut dalam 50 liter air.
  3. Tambahkan 0,025 kg garam, 0,5 kg kapur, dan 2,5 kg pupuk kandang.
  4. Diamkan campuran selama 2-4 minggu.
  5. Bila akan digunakan ambil 1 liter cairan lalu saring dan campur dengan 9 liter air.
  6. Untuk pengobatan semprotkan pestisida organik pada tanaman yang sudah terserang hama. Pestisida ini juga bisa digunakan untuk pencegahan hama pada tanaman sehat.
  7. Penyemprotan dilakukan satu minggu sekali.
  8. Selain sebagai pestisida, larutan ini juga di fungsikan sebagai pupuk daun.
  9. Hama atau penyakit yang dikendalikan adalah tikus, walang sangit, belalang, dan kumbang kayu.
  • Cara 2
Cara yang kedua kita akan membuat Pestisida Nabati dari kunyit (curcuma longa linn). Tanaman ini sering tumbuh di sekitar rumah atau kebun. Dan juga bisa didapatkan di pasar.

Kunyit

Cara pembuatan dan aplikasinya ialah:
  1. Parut rimpang kunyit sebanyak 1 kg.
  2. Rendam parutan kunyit di dalam 10 liter air selama 2-4 minggu.
  3. Campur air rendaman dengan formula pestisida bagian pertama. Dengan perbandingan 1 bagian air rendaman dan 2 bagian pestisida pertama.
  4. Semprotkan pada tanaman yang terkena serangga atau jamur. Pestisida organik ini juga bisa digunakan sebagai pupuk daun, insektisida, dan fungisida. Aplikasinya dengan cara menyemprotkan pada daun yang terkena hama setiap hari sampai terbebas.
  • Cara 3
Bahan yang digunakan ialah buah Sirsak (Annona squamosa).

Cara pembuatan dan aplikasinya:
  1. Tumbuk 200 gr biji srikaya hingga menjadi tepung.
  2. Campur dengan 1 liter air lalu saring.
  3. Semprotkan larutam ke dalam tanaman yang terserang hama.
  4. Jenis hama yang bisa dikendalikan ialah aphid, semut, dan hama lainya.
  • Cara 4
Bahan yang digunakan ialah Sirsak (Annona Muricata).

Cara pembuatan dan aplikasinya:
  1. Tumbuk 150 gr biji Sirsak sehingga menjadi tepung.
  2. Campur bahan yang telah ditumbuk dengan 1 liter air kemudian saring.
  3. Semprotkan larutan ke dalam tanaman yang terserang hama.
  4. Jenis hama yang bisa diatasi ialah aphid, semut, dan hama lainya.
  • Cara 5
Bahan yang digunakan ialah daun Gamal (gliricidla sepium).

Tanaman Gamal

Cara pembuatan dan aplikasinya:

  1. Tumbuk 200 gr daun dan batang tanaman Gamal, lalu beri 1 liter air.
  2. Saring lalu ambil ekstraknya.
  3. Semprotkan ke tanaman yang terserang hama.
  4. Pestisida ini ampuh untuk memberantas berbagai hama serangga.
  • Cara 6
Bahan yang digunakan batang dan daun Tomat.

Cara pembuatan dan aplikasinya ialah:
  1. Didihkan 2 genggam batang dan daun tomat dalam 1-2 liter air.
  2. Biarkan dingin lalu saring.
  3. Semprotkan larutan pada tanaman yang terkena hama.
  4. Pestisida ini ampuh menumpas kutu daun, telur serangga, ulat bulu, dan bakteri pembusuk.
  • Cara 7
Bahan yang digunakan ialah tanaman Tembelekan (lantana camara).

Cara pembuatan dan aplikasinya:
  1. Keringkan 50-100 gr daun dan cabang Tembelekan, lalu bakar.
  2. Campur abunya dengan 250-500 ml air, lalu saring.
  3. Semprotkan larutan ke tanaman yang terserang hama.
  4. Larutan ini ampuh menumpas berbagai macam kumbang dan penggerek daun.
  • Cara 8
Bahan yang digunakan ialah cabai merah.

Cara pembuatan dan aplikasinya:
  1. Keringkan cabai merah sebanyak 150 gr, lalu tumbuk atau giling hingga menjadi tepung.
  2. Campur dengan 500 ml air, lalu saring.
  3. Semprotkan larutan ke tanaman yang terserang hama.
  4. Larutan ini ampuh untuk memberantas berbagai jenis hama serangga.
  • Cara 9
Bahan yang digunakan ialah rumput Mala (artemisia vulgaris).

Rumput Mala

Cara pembuatan dan aplikasinya:

  1. Keringkan 50-100 gr tangkai rumput Mala.
  2. Bakar di dekat tanaman yang terserang hama.
  3. Asap yang dihasilkan berguna untuk mengusir serangga dari tanaman.
  • Cara 10
Bahan yang digunakan ialah daun Kenikir (tagetes patula), bawang putih, bawang bombai dan cabai rawit.

Cara pembuatan dan aplikasinya:
  1. Rebus 2 genggam daun kenikir, 3 siung bawang putih, 2 cabai , dan 3 buah bawang bombai dengan 15 liter air.
  2. Dinginkan lalu saring.
  3. Semprotkan pada tanaman yang terserang hama.
  4. Larutan ini bisa digunakan untuk mengusir berbagai hama serangga.
  • Cara 11
Baham yang digunakan ialah daun Mint (mentha sp), bawang daun, cabai merah, dan daun tembakau.

Cara pembuatan dan aplikasinya:
  1. Giling 2 genggam daun mint, 2 buah cabai merah, 3 buah bawang daun, dan 3-5 lembar daun tembakau sampai halus.
  2. Tambahkan air secukupnya kemudian ambil ekstraknya.
  3. Semprotkan ke tanaman yang terserang hama.
  4. Pestisida ini ampuh mengendalikan berbagai jenis hama serangga.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment