Budidaya Tanaman Sayur Cepat Panen

Pada dasarnya, sayuran merupakan hal yang penting bagi tubuh. Sayuran merupakan sumber vitamin dan mineral bagi tubuh. Tak heran, bila setiap hari orang mengkonsumsinya. Disamping bisa melancarkan pencernaan, saayuran juga merupakan sumber zat gizi.

budidaya tanaman sayur

Melihat begitu pentingnya sayuran bagi tubuh serta setiap hari orang mengkonsumsinya, maka dengan menanam sayur kita bisa menghasilkan penghasilan. Akan tetapi, tentu saja dengan memilih budidaya tanaman sayur yang cepat panen.

Baca juga : Peluag Usaha Tahun 2018 Menjanjikan

Budidaya tanaman ini disamping tidak harus memerlukan lahan luas perawatannya juga cukup mudah. Yang paling penting adalah jenis sayuran seperti ini harus selalu terkena sinar matahari. Itu tentu saja untuk yang menginginkan hasil maksimal.

Penanaman jenis tanaman ini , kini pun mulai beragam. Bisa dengan sistem hidroponik, ada yang dengan diletakkan dalam pot, ada yang dengan cara biasa seperti di daerah persawahan.

Bagi anda yang mempunyai lahan sempit, tentu saja bisa dengan cara hidroponik memanfaatkan pipa pralon atau dengan cara penanaman di dalam pot.

Jenis tanaman sayur cepat panen ini antara lain :

  • Sawi hijau atau putih umurnya dari mulai penanaman bibit sampai panen rata-rata 25-30 hari.
  • Bayam hijau atau merah rata - rata panen umur 25 hari. Setelah itu bisa anda panen tiap 5 atau 6 hari sekali.
  • Kangkung, bisa dipanen ketika umur 27 hari. Selanjutnya bisa dipanen 5 hari sekali.
  • Pare, panen mulai umur 2 bulan. Dan selanjutnya dipanen 1 minggu sekali.
  • Timun sama dengan pare, panen unr 2 bulan dan di panen 1 minggu sekali.
  • Kacang panjang , panen umur 45 hari.
  • Kenikir dan kemangi panen mulai umur 2minggu.
Itulah beberapa jenis sayuran yang bisa anda budidaya. Di samping cepat panen, jenis tanaman ini juga laris pasaran. Penanaman serta pengelolaan juga mudah dan juga tak perlu takut penurunan harga. Karena biasanya harganya stabil.

Cara perawatan tanaman sayur tersebut adalah :

  • Penyiraman rutin setiap hari karena syaratnya ialah menyukai tanah lembab
  • Pemupukan, bisa anda lakukan 1 minggu sekali untuk yang memakai jenis tanam dalam pot atau hidroponik. Untuk yang di areal persawahan bisa 2 minggu sekali. Bila ingin yang anti bahan kimia, tentu saja pilihlah pupuk kandang.
  • Sinar matahari itu wajib, jadi usahakan tanam di lahan terbuka.
Semoga bermanfaat dan semoga sukses.
Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
26 September 2017 at 09:10 ×

thanks infonya gan ane lagi budidaya timun nih.

Congrats bro Perdianto Perdianto you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar
Thanks for your comment